Bitcoin Uang Bukan ... ? - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bitcoin Uang Bukan ... ?

Saat ini di dunia terdapat 1.300 virtual currency. Lima besar virtual currency di dunia yaitu Bitcoin, Ethereum, Ripple, Bitcoin Cash dan Cardano. Bank Indonesia (BI) pun tegas melarang penggunaan virtual currency dalam pemrosesan transaksi pembayaran di Indonesia. Apa itu virtual currency dan kenapa dilarang di dalam negeri?

BANYAK orang belum mengetahui virtual currency, namun di lapangan ada masyarakat malah melakukan transaksinya. Satu contoh Bitcoin ada pihak yang sudah menggunakannya.

Virtual currency adalah uang digital yang diterbitkan oleh pihak selain otoritas moneter yang diperoleh dengan cara pembelian, transfer pemberian (reward), atau mining (proses menghasilkan sejumlah virtual currency baru, melibatkan proses matematika yang rumit).

Berdasarkan informasi dari BI No. 20/4/DKom tentang virtual currency, uang digital ini dikeluarkan atau dikontrol oleh komunitas pengembang serta digunakan dan diterima oleh anggota komunitas virtual.

Ada beberapa risiko atau sisi negatif dari virtual currency. Pertama nilai tukarnya sangat fluktuatif, kenaikan sangat tidak wajar sehingga rentan terhadap risiko penggelembungan (bubble) sehingga berpotensi merugikan masyarakat.
Kedua, teknologi yang digunakan dalam virtual currency memungkinkan transaksi secara pseudonymous sehingga berpotensi untuk digunakan dalam tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Contoh kasus di Indonesia di antaranya pelaku bom Mall Alam Sutera (Leopard) mengancam manajemen mal dengan bom dan minta tebusan 100 bitcoin atau BTC (2015). Selanjutnya FBI menutup Silk Road, yaitu sebuah black market online yang memperjualbelikan barang ilegal termasuk obat obatan terlarang menggunakan bitcoin (2013). Ada pula kelompok hacker Ghost Security Group berhasil mengungkap beberapa akun keuangan ISIS dalam jaringan Bitcoin, salah satunya memiliki nominal Rp41,1 miliar (pada 2015).