cara investasi untuk anak muda semakin mudah - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

cara investasi untuk anak muda semakin mudah

KINI memulai investasi jauh lebih mudah dengan adanya kecanggihan teknologi. Terlebih untuk investasi di sektor pasar modal, dengan arus informasi generasi muda dapat mempelajari dan mulai membuka rekening melalu gawai mereka.

MNC Sekuritas memahami bahwa anak muda merupakan calon investor masa depan, bahkan beberapa di antara mereka telah memulai investasi sejak dini. "Untuk itu, beberapa kemudahan yang diberikan dalam berinvestasi antara lain proses pembukaan rekening saham secara online dan ketentuan nilai minimum deposit awal yang sangat terjangkau," jelas Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina.

Syarat pembukaan rekening saham di MNC Sekuritas adalah dengan mengisi formulir pembukaan rekening saham secara manual atau online, melampirkan fotokopi KTP, NPWP, dan cover buku tabungan, serta melakukan deposit dana. Bukan hanya itu, Susy menambahkan bahwa MNC Sekuritas memberikan syarat khusus bagi kalangan mahasiswa dan akademisi, deposit awal yang dibutuhkan minimum hanya Rp100.000.

Bahkan, biaya untuk penggunaan market data dan minimum fee diberikan gratis.

Semua kemudahan tersebut sejalan dengan cita-cita MNC Sekuritas untuk menjadi perusahaan sekuritas yang terbaik dan terpercaya di Indonesia.


Bursa Efek Indonesia (BEI) juga sejak dua tahun terakhir menggerakkan kampanye Yuk Nabung Saham yang ternyata efektif menaikkan 40% jumlah investor menjadi 635.000 investor. Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan menyebut investor yang aktif bertransaksi setiap harinya membeli saham dan reksa dana atau istilah menabung reksa dana setiap bulan naik 30%. Target tahun ini pun Nicky berharap investor saham mencapai 750.000 investor.
"Kemudahan sudah disediakan mulai dari ilmu yang bisa diperoleh dari kelas pasar modal yang kami adakan gratis di seluruh kantor perwakilan BEI. Galeri Investasi di beberapa kampus.

Layanan pun mengikuti generasi milenial yang serba digital, diharapkan generasi muda dapat berinvestasi untuk masa depan mereka," jelasnya.


BEI serius untuk mengajak masyarakat, kampanye lainnya ialah Desa Nabung Saham. Nicky menjelaskan sudah banyak petani yang menjadi investor saham. Ada tukang cendol di Ambon sudah mulai berinvestasi di saham, satpam, dan pedagang lainnya.

Bagi pemula, Nicky juga memberi tips untuk membeli saham, semua dapat dibeli namun untuk mudahnya pilih saja perusahaan besar di Indonesia.
Karena tidak semua investor dapat membaca laporan keuangan dengan mudahkan seseorang dapat membeli saham dari perusahaan yang dia tahu produknya. "Ada petani di daerah yang punya saham di Telkom dan Kalbe Farma mengapa dia beli saham di perusahaan tersebut karena setiap orang menggunakan telepon dan jika dirinya sakit menggunakan obat produksi Kalbe Farma. Sesimpel itu untuk menentukan perusahaan mana yang mau kita beli sahamnya," ujar Nicky Satu lagi yang harus diingat ialah investor saham merupakan bagian dari pemilik perusahaan tersebut.

"Cukup bangga jika kita menjadi salah satu pemilik saham dari apa yang kita gunakan atau makan sehari-hari," tambahnya.

Investasi yang mudah dilakukan anak muda atau para pemula ialah reksa dana, hal tersebut diungkapkan Dimas Yusuf Investment Specialist PT Sucorinvest Asset Management. Reksa dana tidak perlu memperhatikan setiap detik nilai pergerakan, sebab hal tersebut pekerjaan aset manajemen yang mengatur dan mengawasi. Investor hanya perlu rutin untuk menyetor layaknya menabung.

Dimas memberikan langkah awal bagi mereka yang ingin mengambil reksa dana. "Tentukan tujuan awal penting, untuk apa jangka panjang atau pendek. Buat jalan-jalan tahun depan atau sekolah anak nanti bisa menentukan masuk reksa dana mana," jelas Dimas.

Setelah itu, risiko harus juga diketahui calon investor bagaimana pergerakan bandingkan dengan produk lainnya.

Lembaga penyedia pun harus sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjamin keamanan.

Keyakinan diri untuk investasi pun termasuk modal awal. "Pesan dari OJK pun harus yakin dulu jika berinvestasi. Maka menggunakannya seorang mentor atau konsultan ya seperti itu, tidak ada keraguan dalam melakukan investasi seperti apa pun risiko yang akan dihadapi nanti," tutup Dimas.
close