Qatar Pertimbangkan Tentang Bitcoin - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Qatar Pertimbangkan Tentang Bitcoin




Bank sentral Qatar akan mempertimbangkan isu mata uang virtual dan kemungkinan ada kesempatan memperkenalkan mata uang itu di Qatar, Gubernur Bank Sentral Sheikh Abdullah bin Saud al-Thani mengatakan pada Selasa (16/1/2018).

Dikutip dari Reuters, Sheikh Abdullah membuat pernyataan itu saat menyampaikan pidato dalam rencana Qatar membangun sebuah pusat untuk teknologi keuangan, yang dikenal dengan nama fintech.

Ditanyai tetang pandangannya terhadap Bitcoin, Sheikh Abdullah mengatakan bahwa bank sentral tidak akan fokus pada satu mata uang virtual saja, namun akan melihat bagaimana cara mengatur praktik terbaik untuk jenis mata uang tersebut.





Komunitas Muslim dunia juga ikut membahas tentang penggunaan mata uang digital untuk dua hingga tiga tahun mendatang di perbankan syariah.

Penasehat ekonomi Islam dan keuangan Dewan Muftis Rusia, Madina Kalimullina mengatakan mata uang berdasarkan karakteristik cryptocurrency, mata uang ini bisa halal digunakan, seperti di lansir RT.com.

Kalimullina mengatakan bursa Bitcoin telah dibuka di beberapa negara Muslim. BitOasis merupakan dompet virtual pertama yang ada di Timur Tengah. Dompet digital ini dibukan untuk pelanggan Uni Emirat Arab (UEA). Saat ini BitOasis tersedia di Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman.