Akhirnya Para Sultan Dapat Bernafas Lega Karena Bitcoin Sekarang Legal Di indonesia - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Akhirnya Para Sultan Dapat Bernafas Lega Karena Bitcoin Sekarang Legal Di indonesia

Lega, mungkin itulah yang dirasakan pialang berjangka, pedagang perantara, maupun para pemain mata uang digital (cryptocurrency). Pasalnya duit kripto kini menjadi produk komoditas dan dapat diperdagangkan di bursa berjangka Indonesia. Dengan kata lain, bitcoin cs sudah legal sebagai alat investasi.

Keberadaan mata uang virtual, seperti halnya bitcoin cs di Indonesia memang sudah mendapat lampu hijau dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti). Akan tetapi, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap melarang penggunaan mata uang kripto sebagai alat pembayaran di Tanah Air. Duit digital ini juga bukan merupakan produk industri keuangan.

Cryptocurrency adalah mata uang digital yang hanya ada di dunia maya. Selain bitcoin yang sangat populer, contoh duit kripto lainnya adalah ethereum, ripple, litecoin, dogecoin, mrai, dashcoin, dan sebagainya. Mau tahu harganya? Sulit memprediksi nilai mata uang kripto, karena sangat fluktuatif atau naik turun mengikuti permintaan dan penawaran. Jadi ditentukan kekuatan pasar.

Asal tahu saja, harga bitcoin misalnya, pernah menembus lebih dari Rp266 juta per keping hanya dalam kurun waktu empat tahun. Padahal harga awal saat kemunculannya di 2010 dibanderol Rp451 per keping bitcoin. Sekarang per tanggal 21 Februari 2019 pukul 10.36 WIB, mengutip Coindesk, harga bitcoin per keping berada di kisaran USD3.913,21 atau setara Rp54,78 juta (kurs Rp14.000 per USD) atau naik 121.474 kali dari nilai awal.

Melihat nilai mata uang kripto yang tinggi, tentu saja bikin mata melotot. Banyak orang tertarik berinvestasi di cryptocurrency dengan harapan bisa dapat untung gede, bahkan jadi orang kaya mendadak. Investor yang terlanjur ‘nyemplung’ pun masih setia dengan instrumen investasi tersebut.

Bitcoin Cs Sah Diperdagangkan



Bitcoin Cs Sah Diperdagangkan di RI

Kalau sebelumnya investasi maupun transaksi jual beli mata uang digital di Indonesia masih dilakukan ‘ngumpet-ngumpet,’ sekarang enggak perlu lagi. Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Bappebti memberi kepastian hukum mengenai nasib bitcoin cs di Tanah Air lewat empat peraturan.

Dengan kata lain, saat ini Anda dapat memperdagangkan bitcoin cs dan emas digital secara resmi di Indonesia. Tapi transaksi jual beli tersebut harus dilakukan di bursa berjangka Indonesia. Buat yang belum tahu, bursa berjangka adalah tempat jual beli kontrak berjangka komoditi yang harga dan penyerahannya telah disepakati. Jadi, bitcoin dan mata uang digital lain resmi dikategorikan Bappebti sebagai komoditas. Sama tuh kayak komoditas lain yang diperdagangkan di bursa berjangka, seperti karet, kopi, tekstil, dan lainnya.


Adapun empat peraturan Bappebti yang melegalkan perdagangan komoditas digital aset kripto dan emas digital, antara lain:

Peraturan Bappebti No. 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pasar Fisik Komoditi di Bursa Berjangka

Peraturan Bappebti No. 3 Tahun 2019 tentang Komoditi yang Dapat Dijadikan Subjek Kontrak Berjangka, Kontrak Derivatif Syariah dan/atau Kontrak Derivatif Lainnya yang Diperdagangkan di Bursa Berjangka

Peraturan Bappebti No. 4 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka
dan

Peraturan Bappebti No. 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka.

“Peraturan-peraturan ini akan menjadi landasan hukum perdagangan aset kripto sebagai salah satu komoditas yang dapat dijadikan subjek kontrak berjangka, dan/atau kontrak derivatif lainnya yang diperdagangkan di bursa berjangka. Selain itu, juga untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan industri perdagangan fisik emas digital melalui bursa berjangka," jelas Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu Wardhana dalam keterangan resminya.


Penerbitan empat aturan tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto dan Permendag No. 119 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Perdagangan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka.

Peraturan itu dibuat untuk memberi ruang pengembangan usaha inovasi komoditas digital, kepastian berusaha di sektor digital, serta memberi kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat, termasuk dana nasabah atau pengguna aset kripto maupun emas digital. Paling penting, aturan itu juga memuat tentang ketentuan anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme .