Bisnis ternak dengan modal seadanya - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bisnis ternak dengan modal seadanya

Terkadang saat Anda berencana melakukan usaha ternak, Anda membayangkan butuh modal besar, dan lahan yang cukup luas.

Padahal usaha ternak tidak sebatas hewan katel seperti sapi atau ayam, sangat banyak hal bisa dijadikan ternak dengan modal kecil dan lahan terbatas.

Konon katanya di China sendiri kecoa saja bisa dijadikan ternak yang bisa menguntungkan sampai jutaan rupiah dengan lahan kecil dan modal apa adanya.

Indonesia sebenarnya tidak kalah dengan China kalau soal berbisnis hewan ternak. Bagi yang penasaran berikut ini bisnis  ternak yang bisa hanya dengan modal kecil dan lahan terbatas.

1. Burung Hias

Ternak burung hias memiliki potensi menguntungkan sangat besar di Indonesia. Sejak lama ternak burung hias tidak ada matinya di Indonesia, apalagi dengan varian burung hias yang beragam seperti lovebird di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dalam negri maupun luar negri.

Ternak burung hias anda tidak membutuhkan modal sebesar membeli bibit sapi atau kambing, dan hanya butuh lahan seluas teras rumah anda. Selain itu pakan dan perawatan yang mudah, membuat bisnis ini digandrungi banyak orang.

2. Ikan Cupang.

Sebenanrya ternak ikan hias itu sulit karena dalam pemeliharaanya kadar air, pakan, dan sampai suhu ruangan harus benar benar di perhatikan. Namun ikan hias cupang, yang sering dibeli anak sekolahan ternyata mempunyai prospek yang begitu hebat.

Ikan cupang yang terkenal dengan kekebalan tubuhnya hanya membutuhkan perawatan apa adanya, selain itu ikan ini bisa hidup di air keruh sekalipun untuk beberapa hari.

Memulai bisnis ini anda hanya membutuhkan aquarium kecil serta bibitnya yang murah membuat bisnis banyak digemari masyarakat. Pangsa pasarnya ikan cupang ini sudah sampai ke luar negri. Harganya bahkan bisa terjual dari 25.000 sampai 100.000 ketas jika ikan memiliki kualitas yang baik.

3 Beternak kelinci potong dan hias.

Dua jenis kelinci ini memiliki pasar yang berbeda, bagi penggemar kelinci hias tentunya akan mengutamakan ras kelinci yang baik sebagai perlombaan atau sekedar untuk dipelihara dirumah.

Harga kelinci hias cukup menggiurkan, sedangkan untuk pengembang biakan nya cukup mudah dan bisa dilakukan pada lokasi yang sempit.

Demikian pula untuk kelinci potong, yang mana sudah banyak rumah makan atau resto yang membutuhkan pasokan daging kelinci sebagai olahan menunya.

Meskipun harga kelinci potong masih jauh dibawah kelinci hias, namun karena budidayanya yang terbilang cukup mudah, bahkan satu induk bisa beranak hingga 3 sampai 7 ekor, maka potensi keuntungan tetap ada didepan mata.

4 Budidaya jangkrik pakan burung kicau.

Kalau di China ternak kecoa menjanjikan, Di Indonesia jangkrik juga bisa menjanjikan ditengah tren masyarakat memlihara burung hias dan reptil.

Jangkrik selalu menjadi pakan ternak untuk hewan hewan hias yang disebutkan diatas. Pemiliharan jangkrik pun tidak sulit hanya butuh lahan kecil untuk membudidayakan jangkrir.

6 Beternak kucing ras persia, angora

Mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan hewan piaraan yang satu ini. Selain terkenal akan harganya yang sangat tinggi, jenis kucing ras tetap memiliki penggemar yang tidak pernah ada matinya.

Untuk anakan berumur 2 bulan, jenis kucing ras yang masih asli dan bersertifikat harganya bisa mencapai jutaan, belum lagi yang sudah dewasa dan pernah mengikuti kontes maka bisa mencapai puluhan juta.

Jika modal terlalu berat, mungkin bisa anda coba terlebih dahulu mengembang biakan jenis jenis keturunan Persia. Biarpun tidak tergolong kelas premium, harga kucing hias masih kisaran ratusan ribu untuk anakan.

Sedangkan perkembang biakan kucing terbilang sangat cepat yaitu setiap 4 bulan sudah melahirkan anak lagi antara 3 hingga 6 ekor setiap induknya.

7 Ternak hewan reptil hias.

Beberapa jenis reptile unik, langka maupun non lokal ternyata cukup banyak peminatnya yang memelihara sebagai hobi.

Seperti berbagai jenis ular dan kura kura adalah yang paling populer dikalangan pecinta reptile. Harganya pun terbilang sangat tinggi jadi masih sangat potensial menjadi lahan bisnis untuk ditekuni.