Museum teraneh di dunia - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Museum teraneh di dunia

Biasanya museum identik dengan tempat penyimpanan barang-barang bersejarah, seperti koleksi kerajaan, perlengkapan perang, hingga fosil binatang purba.

Seiring perkembangan zaman, muncul museum gaya baru yang menawarkan koleksi berbeda. Di dunia ini, banyak museum yang menyimpan berbagai koleksi yang bisa dibilang luar biasa aneh bagi kita yang tinggal di Indonesia.


Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO pada Kamis (11/7) merangkum 7 museum teraneh di dunia.

1. Museum Rambut


Avanos Hair Museum atau biasa disebut Chez Galip Hair Museum adalah sebuah museum yang khusus menyimpan koleksi rambut dari ribuan wanita di berbagai penjuru dunia. Tidak hanya mengoleksi benda unik, ruangannya pun didesain dengan menarik. Museum ini terletak di sebuah gua kecil yang berada di bawah toko tembikar milik Galip di kota Avanos, Turki.

Chez Galip Hair Museum telah mengoleksi rambut yang berasal dari lebih dari 16 ribu wanita di berbagai negara yang tersimpan di sebuah tembikar. Ribuan helai rambut ini dipajang beserta nama dan alamat si penyumbang dan diletakkan di segala sisi gua, seperti langit-langit serta dinding (kecuali lantai).

Galip mendirikan museum ini sekitar 37 tahun lalu lantaran ditinggal oleh teman wanitanya. Teman wanita Galip itupun memotong rambutnya, dan memberikan beberapa helai rambutnya kepada Galip sebagai kenang-kenangan terakhir.

Sejak saat itu, pengunjung wanita yang mengunjungi toko tembikar Galip serta mengetahui kisah sedihnya, memberikan beberapa helai rambut serta alamat mereka.

2. Museum Penis


Jika kamu ingin melihat penis dengan berbagai macam bentuk, ukuran, hingga warna, kamu bisa mengunjungi Icelandic Phallological Museum yang terletak di kota Húsavík, Islandia.

Selain memajang koleksi sampel penis manusia, ada pula penis puluhan spesies hewan. Museum milik Sigurður Hjartarson ini setidaknya memajang 280 sampel penis dari 93 spesies hewan, termasuk di antaranya 55 penis ikan paus, 36 penis anjing laut, dan 118 dari mamalia darat.

3. Museum Patung Bawah Laut


Bosan melihat koleksi patung di jalan-jalan kota? Kamu mungkin bisa terbang ke Meksiko dan mengunjungi Museo Subacuático de Arte (MUSA) di kota Cancun. MUSA atau biasa disebut Cancun National Marine Park adalah museum bawah laut yang mengkoleksi berbagai macam pahatan patung yang diletakkan di dasar laut.

MUSA disebut-sebut sebagai seni buatan bawah laut terbesar di dunia. Pasalnya, museum ini mengoleksi hampir 500 patung, termasuk di dalamnya adalah patung monumental yang diletakkan di area seluas 420 meter persegi.

Patung-patung MUSA umumnya terbuat dari bahan tanah liat dengan PH netral. Koleksi patung MUSA juga dilengkapi dengan terumbu buatan sehingga karang serta biota laut lainnya bisa tumbuh di instalasi seni laut buatan ini.

4. Museum Patah Hati


Jika Korea Selatan mempunyai Gembok Cinta di Namsan Tower, maka Kroasia memiliki sebuah lokasi untuk orang-orang yang patah hati. Ialah Muzej Prekinutih Veza atau Museum of Broken Relationships, sebuah museum unik di mana para pengunjung bisa merasakan perjalanan emosional dari para pejuang cinta di berbagai negara di dunia.

Museum karya dua seniman terkemuka Kroasia, Olinka Vištica dan Dražen Grubiši?, ini bahkan pernah mendapatkan Kenneth Hudson Award untuk kategori museum paling inovatif di Eropa pada tahun 2011.

Koleksi museum yang terletak di kota Zagreb ini adalah benda-benda pribadi yang tersisa dari mantan kekasih dari berbagai penjuru dunia. Barang peninggalan mantan ini dilengkapi dengan deskripsi atau narasi singkat sejarahnya.

5. Museum Toilet


Satu lagi museum unik, yakni Sulabh International Museum of Toilets di New Delhi, India. Seperti namanya, museum ini memamerkan berbagai macam koleksi toilet dari berbagai zaman.

Di tempat ini, kamu bisa belajar sejarah evolusi serta perkembangan toilet bahkan sejak tahun 2.500 SM hingga sekarang. Pasalnya museum ini juga menyajikan informasi lengkap tentang fakta sejarah, teknologi toilet, kebiasaan sosial atau etika bertoilet, kondisi sanitasi yang berlaku, hingga upaya legislatif saat itu.

Majalah kenamaan Amerika Serikat, TIME, pernah mengulas Sulabh International Museum of Toilets serta menggelarinya sebagai salah satu museum teraneh di dunia.

6. Museum Ramen


Bagi penggemar berat mie ramen bisa mengunjungi Museum Momofuku Ando Instant Ramen di Ikeda, Jepang. Tempat ini menampilkan displai raksasa berbentuk semacam tunnel yang memajang ratusan bungkus serta mie cup ramen instan.

Di museum ini, kamu juga bisa belajar sejarah penemuan hingga evolusi ramen selama puluhan tahun terakhir. Tidak hanya itu, kamu juga memiliki kesempatan menghadiri workshop pembuatan ramen.

7. Museum Kematian

Jika kamu tertarik dengan hal-hal yang berbau kematian, kamu bisa mengkuti tur "pendidikan kematian" yang disediakan oleh Museum of Death di berbagai wilayah di Amerika Serikat, yaitu New Orleans, Los Angeles, California, serta Louisiana.

Dengan tiket masuk sekitar USD 15 (Rp210 ribu), kamu mungkin akan merasakan kebahagiaan karena masih bisa hidup. Pasalnya, ketika didirikan pada 1995, penggagas museum yaitu J. D. Healy dan Catherine Shultz, memang berniat ingin membuat orang bersyukur dengan kehidupan yang mereka miliki.

Selama satu jam tur yang ditawarkan, kamu akan disuguhi video autopsi dan foto-foto tempat kejadian kejahatan dari berbagai insiden pembunuhan,termasuk displai kepala seorang pembunuh berantai Prancis, Bluebeard, yang mati dipenggal.
close