pengertian dan contoh Paragraf Deduktif - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

pengertian dan contoh Paragraf Deduktif

Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif adalah paragraf yang letak gagasan utamanya terletak di awal paragraf.

Contoh 1:
Terdapat beberapa varian dendeng dalam masakan khas Padang, dimana salah satunya adalah dendeng balado. Makanan ini terbuat dari daging sapi yang dipotong tipis dan melebar. Daging sapi yang dipotong tersebut kemudian dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Setelah dikeringkan, daging sapi pun digoreng lalu kemudian diberi bumbu berbahan dasar cabai yang dikenal dengan nama bumbu balado.

Contoh 2:
Chairil Anwar merupakan salah satu penyair ternama di tanah air. Penyair kelahiran Medan ini juga merupakan bagian dari sastrawan angkatan ’45 yang terkenal selain Asrul Sani dan Rivai Apin. Puisi-puisi Chairil begitu dikenal dan dicintai masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah puisi berjudul Aku.

Contoh 3:
Orang yang pendiam tidak selayaknya dijauhi atau dianggap aneh. Sebab, tak selamanya orang yang pendiam adalah pecandu narkoba, penderita kelainan jiwa, orang yang berkepribadian sombong atau bahkan seorang teroris. Orang yang pendiam hanyalah orang yang tidak pandai banyak bicara serta tidak terlalu senang berlama-lama di tempat yang ramai.

Contoh 4:
Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi yang dilakukan antara individu dengan dirinya sendiri. Komunikasi ini dapat berbentuk introspeksi diri, merenung, berpikir, dan berimajinasi. Komunikasi ini perlu dilakukan agar individu dapat lebih mengenal dirinya sendiri.

Contoh 5:
Curricilum Vitae atau CV merupakan salah satu syarat yang diminta perusahaan saat hendak melamar kerja. CV biasanya berisi data pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman, keahlian, prestasi, dan data penunjang lainnya. Semua data tersebut harus dimasukkan ke dalam satu halaman CV secara singkat, padat, dan jelas. Usahakan, data-data yang dimasukkan CV hanyalah data yang penting saja, seperti data pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi, serta pengalaman kerja.

Contoh 6:
Bekerja di perusahaan rintisan atau startup mempunyai sejumlah kelebihan. Pertama, Anda akan mendapat kesempatan untuk belajar membangun perusahaan secara langsung dari nol. Selanjutnya, Anda juga bisa bekerja di berbagai posisi mana pun yang tersedia di perusahaan, sehingga Anda bisa belajar lebih banyak hal serta membuat kemampuan Anda menjadi semakin bertambah.