Sedikit cerita kerajaan pulau jawa - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sedikit cerita kerajaan pulau jawa

KERAJAAN MBELGEDHES.

Praktis semenjak runtuhnya Majapahit pada 1478, dan Pajajaran pada 1579, di tanah Jawa ini pemerintahan berdaulat yang bertahan hingga menjelang NKRI berdiri adalah Kasunanan Surakarta, Kasultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegara dan Kadipaten Pakualaman. Keempat keraton ini merupakan pecahan dari apa yang dinamakan Kasultanan Mataram yang berdiri pada 1587 Masehi. Selebihnya, sudah banyak yang menggabungkan diri dengan Mataram atau runtuh karena peperangan yang terjadi. Sebut saja :

1. Kerajaan Majapahit Daha, lanjutan Majapahit Agung, berdiri 1486 runtuh karena serangan Demak pada 1527.

2. Kerajaan Balambangan, berdiri semenjak 1479, dicaplok oleh Mataram pada 1636, runtuh pada 1772 oleh gempuran VOC. Keruntuhannya disebabkan oleh karena Kasunanan Surakarta melepaskan wilayah Balambangan kemudian VOC mengingini wilayah tersebut namun mendapat perlawanan dari pihak Balambangan.

3. Kasultanan Cirebon, berdiri 1479 hingga sekarang, menggabungkan diri dalam kekuasaan Kasultanan Mataram dan masih berdiri hingga sekarang. Pecah menjadi Kasultanan Cirebon Kasepuhan dan Kasultanan Cirebon Kanoman.

4. Kesultanan Demak berdiri pada 1475, runtuh 1549 karena perang saudara.

5. Kasultanan Giri Kedhaton berdiri pada 1487, runtuh ditaklukkan Kasultanan Mataram pada 1638 dan dihancurkan rata dengan tanah oleh Mataram pada 1680.

6. Kerajaan Sumedang Larang, pewaris Pajajaran berdiri 1579, bergabung dengan Mataram pada 1620. Masih berdiri hingga sekarang.

7. Kesultanan Banten, berdiri 1552, runtuh karena diserang Pemerintah Hindia Belanda pada 1808 (VOC sudah bubar pada 1799) di bawah pimpinan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Daendels. Kesultanan Banten resmi dihapuskan oleh Gubernur Letnan Raffles, ketika Jawa dikuasai Inggris, pada 1813.

8. Kasultanan Pajang, berdiri 1549, runtuh 1587.

9. Kasultanan Mataram, berdiri 1587 hingga sekarang. (Pecah menjadi Kasunanan Surakarta berdiri 1745, Kasultanan Yogyakarta berdiri 1755, Praja Mangkunegara berdiri 1757 dan Kadipaten Pakualaman berdiri 1813).

Oleh karenanya, jika mendadak muncul kerajaan baru tanpa memiliki latar belakang sejarah panjang, jelas itu kerajaan bodong, kerajaan kaleng-kaleng, kerajaan abal-abal atau kerajaan mbelgedhes. Mereka yang percaya keberadaan kerajaan semacam itu, jelas kurang memahami sejarah disebabkan rendahnya minat baca atau mereka adalah manusia-manusia delusional akut.

Ngeyel..!
Suruh baca sejarah lagi

Damar Shashangka.
Bogor, 26 Januari 2020.