7 Tips Anti Bokek - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Tips Anti Bokek

Tapi, kenyataannya tidak semudah itu ya Babes? Tagihan kartu kredit, cicilan ini itu, pengeluaran yang membengkak, semuanya selalu bikin kita autobokek begitu terima gaji.


Tapi tenang, di mana ada niat, di situ ada jalan Babes. Kita bisa banget mencapai financial freedom asalkan diniatkan. Bagaimana caranya?

Dikutip dari Themastermindeithin.com, ada tujuh langkah yang perlu kamu lakukan untuk mencapai financial freedom. Yuk simak ulasannya di bawah ini!

1. Memersiapkan Dana Darurat


Dana darurat merupakan modal untuk menuju kesuksesan finansial. Sayangnya, tidak semua orang punya darurat. Kebanyakan menghabiskan gaji untuk cicilan dan kebutuhan bulanan.

Jadi, tidak mengherankan jika terjadi sesuatu tidak terduga di tengah bulan, kamu tidak punya uang untuk membayarkan. Misalnya sakit hingga dirawat di rumah sakit dan tidak ditanggung asuransi.

Atau kehilangan ponsel, kendaraan rusak parah, tiba-tiba terjadi PHK di kantor, atau kebutuhan darurat lainnya. Cukup banyak kejadian darurat yang sebenarnya perlu dipikirkan Babes.

Memiliki dana darurat tentu akan membuat kondisi finansial kami menjadi lebih baik dan pikiran kamu juga jadi lebih tenang.

Berapa banyak dana darurat yang harus dipersiapkan? Idealnya, dana darurat bisa memenuhi kebutuhan bulanan selama 3-6 bulan jika gaji bulanan terpakai untuk keperluan mendadak.

Jadi, mulai sekarang yuk kumpulkan dana darurat untuk berjaga-jaga.

2. Bayar Utang


Utang memang menyebalkan. Utang akan selalu mengejar jika tidak kita selesaikan. Utang membuat kita kesulitan untuk menjalani kehidupan.

Cara terbaik untuk bebas dari kejaran utang adalah dengan melunasi semua utang tersebut dan tidak menggambil utang lain. Jadi, kamu harus punya strategi khusus untuk melunasi semua utang-utang itu.

Setelah semua utang lunas, kamu bisa mulai fokus untuk mengumpulkan kekayaan.

3. Sisihkan 10 Persen Gaji untuk Tabungan


Setelah mengumpulkan dana darurat dan melunasi utang, langkah selanjutnya adalah mulai menabung. Ambil 10 persen dari penghasilan bulanan dan mulailah menabung untuk masa depan.

Setelah melunasi utang, alihkan uang itu dan mulailah mengarahkannya ke rekening investasi dan tabungan untuk masa depan.

4. Belajar Investasi


Kamu perlu tahu cara berinvestasi. Belajar investasi tidak bisa hanya sekadar membaca. Kamu harus turun langsung untuk mencoba berinvestasi.

Apakah kamu ingin menjadi investor aktif atau investor pasif? Investor aktif harus memulai bisnis atau membeli properti. Apakah kamu ingin menjadi investor pasif yang hanya duduk dan menonton uang tumbuh tanpa banyak pekerjaan? Investasi di pasar saham.

Sebelum memulai investasi, kamu harus bisa menjawab pertanyaan di atas terlebih dahulu sebelum terjun berinvestasi. Setelah menentukan tujuan, selanjutnya kamu bisa pelajari tentang berbagai biaya, kejatuhan, dan perangkap di pilihan investasi kamu, Babes.

5. Investasi pada Diri dan Tingkatkan Penghasilan


Investasi terbaik yang bisa kamu dapatkan adalah dengan berinvestasi pada diri sendiri.

Tingkat kesuksesan jarang akan melebihi tingkat pengembangan pribadi, karena kesuksesan adalah sesuatu yang dihasilkan oleh diri kita sendiri.

Jika ingin menghasilkan lebih banyak uang dan menjadi sukses, maka kita harus bekerja sendiri. Untuk mendapatkan penghasilan yang lebih banyak, kita juga harus melakukan pengembangan diri.

Semakin banyak ilmu yang kita pelajari dan kuasai, semakin besar juga kemungkinan untuk meningkatkan penghasilan. Jadi, jangan berhenti untuk belajar ya Babes! Nggak bakal rugi!

Baca Juga: 4 Cara Meningkatkan Keuangan Kamu Menjadi Lebih Baik di Tahun Ini

6. Konsisten


Dalam hal apapun, konsistensi adalah kunci. Sayangnya, konsistensi ini juga yang cukup sulit dilakukan. Setelah melunasi semua utang, alih-alih menghindari utang, kita malah jadi lebih santai berutang karena tidak punya tanggungan utang lain.

Jika begini caranya, sampai kapan kita mau terlilit utang?

Begitu juga dengan menabung. Setelah melihat tabungan cukup banyak, kita malah cenderung menggunakannya untuk hal lain.

7. Berbagi


Tidak peduli seberapa kaya kita nantinya, ada satu hal yang harus selalu kita ingat: BERBAGI.

Berbagi waktu, uang, bahkan pengetahuan yang kita miliki untuk membantu orang lain mencapai tujuan dan impian mereka adalah hal yang perlu kita pikirkan.
close