Golongan Manusia Paling Dibenci Allah - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Golongan Manusia Paling Dibenci Allah

Fitrahnya manusia sebagai khalifah dimuka bumi, terkadang kurang bisa mengontrol beberapa perbuatannya , hingga ia menjadi manusia yang merugi . Bagaimana tidak , manusia yang kurang bisa menjaga perbuatannya termasuk yang dibenci Allah!

Rasulullah Saw bersabda, "Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya".

"Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki".(QS. Al-Hajj: 18)

Abu Laist Samarqandi menyebutkan dalam kitab Tanbihul Ghafilin, terdapat tiga golongan manusia yang paling Allah benci, dan Allah akan lebih benci lagi jika mereka melakukan hal berikut ini

1. Manusia yang fasik

Allah membenci orang yang fasik dan lebih benci terhadap orang yang telah menginjak usia senja tapi ia tetap melakukan kefasikan.

2. Manusia yang pelit

Allah membenci orang yang pelit dan lebih benci lagi jika ia diberikan limpahan kekayaan tapi tetap pelit. Padahal harta yang diberikan Allah padanya hanyalah titipan, Dia bisa mencabutkanya kapanpun.

Rasulullah mengancam orang yang semacam ini bukan bagian dari orang - orang yang beriman. Barang siapa yang tidak peduli dengan urusan kaum muslimin maka dia bukan bagian dari mereka . ( HR . Hakim ).

3. Manusia yang sombong


Referensi pihak ketiga
Allah membenci orang yang sombong dan lebih benci lagi terhadap orang yang miskin tapi tetap sombong.

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia ( karena sombong ) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang - orang yang sombong lagi membanggakan diri ( Lukman : 18 ).

Semoga kita bukan termasuk orang yang demikian dan mari berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kasih sayang Allah. Caranya, tentu dengan memperbanyak ibadah dan melakukan amal kebaikan dengan penuh keikhlasan.