6 Tanda Tubuh Kelebihan Garam - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

6 Tanda Tubuh Kelebihan Garam

Jika Anda terbiasa menambahkan lebih banyak garam ke makanan setiap saat, ini mungkin akan mengejutkan Anda!

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology mengungkapkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi garam melalui makanan dapat membahayakan kesehatan secara keseluruhan.

Menurut penelitian ini, teknik yang tidak tepat dalam mengonsumsi dan memperkirakan natrium dapat menjelaskan temuan paradoks orang lain.

Para ahli menyarankan bahwa natrium adalah komponen tersembunyi dan sulit diukur.

Karena itu, sulit bagi seseorang untuk memperkirakan berapa banyak natrium yang dia konsumsi dalam sehari.

Cara terbaik untuk mengukurnya adalah melalui ekskresi natrium. Para peneliti mengatakan bahwa mudah untuk memperkirakan asupan natrium dengan bantuan tes spot.

Tes ini akan memeriksa kandungan garam dalam sampel urin seseorang.

Namun, asupan natrium cenderung berubah setiap hari. Jadi cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memeriksa kadar natrium beberapa hari.

Meskipun garam adalah sesuatu yang tidak dapat Anda makan tanpa itu, perlu untuk memeriksa berapa banyak garam yang Anda konsumsi.

Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat memiliki efek negatif serius pada kesehatan Anda.

Ini meningkatkan tekanan darah Anda dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa itu terkait dengan penurunan kognitif juga.

Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata, asupan garam harian kita harus 6 gram.

Tetapi kebanyakan orang mengkonsumsi 7,2 gram garam setiap hari.               

Berikut ini, seperti dilansir dari ndtv food, 6 tanda serius Anda kelebihan mengonsumsi garam

1. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil adalah tanda klasik bahwa Anda terlalu banyak mengonsumsi garam.

Sebagian besar waktu, Anda mungkin merasakan kebutuhan mendesak untuk bangun di tengah malam untuk buang air kecil.

Namun, ini juga bisa menjadi gejala kondisi lain seperti ISK, diabetes tipe 2 dan kandung kemih yang terlalu aktif. Ikuti tes untuk memastikan apa penyebab sebenarnya.

Meski demikian, terlalu banyak mengonsumsi garam bisa menjadi alasannya.

2. Rasa haus yang terus-menerus

Mengonsumsi garam terlalu banyak dapat membuat Anda merasa haus hampir sepanjang waktu.

Ini terjadi karena makanan dengan kandungan natrium tinggi mengacaukan keseimbangan cairan tubuh Anda.

Cara terbaik untuk menebus ini adalah dengan minum banyak air.

Tubuh Anda terus memberi Anda sinyal bahwa ia membutuhkan lebih banyak air untuk mengembalikan keseimbangan garam dalam tubuh Anda.

3. Pembengkakan di tempat-tempat aneh

Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat membuat Anda bengkak di berbagai bagian tubuh.

Ini bisa menjadi alasan mengapa Anda merasa kembung di pagi hari. Pembengkakan bisa dirasakan di jari-jari dan di sekitar pergelangan kaki.

Pembengkakan ini disebabkan oleh cairan yang berlebihan di jaringan tubuh dan dikenal sebagai edema.

Edema diyakini sebagai gejala kondisi kesehatan yang mendasarinya atau tanda fakta bahwa Anda terlalu banyak mengonsumsi garam.

Solusi sederhana untuk ini adalah mengurangi asupan natrium Anda.

4. Merasakan makanan hambar dan membosankan

Apakah Anda merasa perlu menambahkan lebih banyak garam ke makanan setiap saat?

Apakah Anda terus menerus menemukan makanan yang hambar dan membosankan?

Yah, itu mungkin karena Anda terbiasa makan terlalu banyak garam. Seiring waktu, selera Anda beradaptasi dengan rasa itu dan dari situlah Anda perlu menambahkan lebih banyak garam ke makanan.

5. Sering sakit kepala ringan

Apakah Anda mengalami sakit kepala ringan setiap saat? Kemungkinannya adalah sakit kepala ini disebabkan oleh dehidrasi.

Mengonsumsi terlalu banyak garam akan membuat Anda sakit kepala dalam waktu singkat karena dehidrasi. Minumlah banyak air untuk mengatasi sakit kepala ini.

6. Menginginkan makanan asin

Ketika selera Anda beradaptasi dengan rasa asin, ia menginginkan hal yang sama berulang kali.

Anda tiba-tiba merasakan kebutuhan untuk makan kacang asin, keripik dan camilan asin lainnya.