Viral curhatan mahasiswi ini di hamili anak SMA - Navigasi Berita a -->
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Viral curhatan mahasiswi ini di hamili anak SMA

Belum lama ini viral curhatan SMA'>anak SMA'>mahasiswi dihamili SMA'>anak SMA di media sosial twitter.
Wanita yang mengaku mahasiswi semester 5 itu pacaran dengan laki-laki SMA kelas 2 dan berhubungan intim di luar nikah.

Akibatnya, mahasiswi dihamili SMA'>anak SMA itu membuat orang tuanya histeris dan respon pacarnya mengejutkan.

Dari konfirmasi yang dilakukan Tribunnews.com, awalnya kisah ini dibagikan akun twitter bernama @kocheeeeeeeng.

Hingga berita ini tayang cuitan tersebut telah di komentari 3,8 ribu orang, di-reetweet 16,2 ribu dan disukai 60,7 ribu netizen.


Tujuan mahasiswi itu membagikan pengalaman kelam tersebut agar orang lain tidak mengikuti jejaknya yang salah.

Mahasiswi itu mengaku telah mengandung 9 bulan 10 hari tanpa ada satupun orang yang tau, bahkan keluarga yang serumah.

Semua berawal pada tahun 2015 lalu, mashasiswi tersebut pacaran dengan pria sebut saja namanya Angga.

Selisih cewek tersebut dengan pacarnya terpaut 3 tahun lebih tua.

Waktu itu pacarnya masih sekolah kelas 2 SMA, dan mahasiswi tersebut kuliah semester 5.

Keduanya sudah menjalani hubungan pacaran selama kurang lebih 2 tahun.

Selama 2 tahun pacaran mahasiswi itu mengaku tidak pernah saling kenal dengan orang tua masing-masing.

Bahkan mereka tidak pernah datang ke rumah pacarnya begitu pula sebaliknya, Angga juga tidak pernah datang ke rumah cewek mahasiswi itu.

Hal ini diungkap mahasiswi tersebut dengan alasan khusus.

'Ya karna emang tujuannya cuma sekedar pacaran ala anak muda, bukan yang serius gitu. Semua baik-baik saja, berjalan normal seperti hubungan muda mudi pada umumnya' tulis akun @kocheeeeeeeng.

Viral kisah mahasiswi hamil di luar nikah  (Twitter @kocheeeeeeeng)

Lebih lanjut mahasiswi itu menceritakan ia dan pacarnya termasuk pasangan yang jarang bertemu dan main bersama.

Kalaupun bertemu, mahasiswi dan SMA'>anak SMA itu hanya makan,nongkrong lalu pulang. Namun tidak selamanya situasi normal itu berjalan.

Sebab ada kalanya mahasiswi dan SMA'>anak SMA itu sengaja bertemu untuk melakukan hubungan intim.

'Kami tidak merasa tabu akan hal itu, karna kami sudah pernah melakukannya dengan mantan kami masing2. Hehehe' tutur akun @kocheeeeeeeng.

Selama 2 tahun pacaran, mungkin bisa dihitung dengan jari berapa kali mahasiswi  dan SMA'>anak SMA itu melakukan hubungan intim.

'Hanya 5 kali dalam 2 tahun. Termasuk jarang ya' tulis akun akun @kocheeeeeeeng dikutip dari TribuStyle.com artikel 'Nasib Mahasiswi Curhat Hamil di Luar Nikah'

Meski demikian, mahasiswi itu mangakui perbuatannya tersebut salah dan tidak baik untuk ditiru.

Terlebih mahasiswi itu mengaku ia anak perempuan yang sangat disayang oleh kedua orang tuanya.

'Mereka berharap suatu saat aku bisa membuat mereka bangga. Tapi yang kulakukan sebaliknya. Setiap kami HS, kami tidak pernah pakai pengaman. Gob** memang' tulis @kocheeeeeeeng.

Setelah hubungan intim yang ke 5 barulah mahasiswi itu mengaku telat menstruasi.

Mahasiswi itu mengatakan ia tipe wanita yang memiliki siklus haid tepat waktu.

Tentu saja fakta tersebut membuatnya kalang kabut dan langsung memberi kabar kekasihnya.

Namun, betapa kagetnya mahasiswi tersebut setelah tahu respon Angga yang santai dan mengatakan tidak mungkin.

"Gak mungkin kenapa2, tunggu aja mungkin mundur" ucap kekasih mahasiswi tersebut

Akhirnya mereka memutuskan untuk menunggu dan setelah ditunggu mahasiswi itu tidak kunjung haid.

Bila dihitung lagi mahasiswi itu sudah terlambat 2 minggu.

Akhirnya mahasiswi tersebut mantap untuk memastikan kehamilannya dengan test pack kehamilan.

'Akhirnya Angga beliin testpack buat aku, kita ketemu kasih itu testpack. Dan berencana tes besok pagi.' tulis @kocheeeeeeeng.

ilustrasi tes kehamilan (peopledot.com)

Singkat cerita mahasiswi itu akhirnya positif hamil. Ia sempat merasa panik dan berusaha menggugurkan kandungannya. Namun meski sudah berusaha keras, anak itu tetap bertahan.

Mahasiswi tersebut akhirnya menyerah dan mulai merawat kehamilannya.

Tak ada satupun keluarga yang tahu kondisinya saat itu.

Hingga di usia kehamilan 9 bulan, tiba waktunya melahirkan.

Wanita itu bersama Angga, mahasiswi  tersebut memutuskan untuk bertemu keluarga kekasihnya.

Beruntunglah keluarga Angga mau menerima kabar tersebut dengan tenang dan membantunya dalam proses melahirkan.

Setelah melahirkan, akhirnya wanita itu mengizinkan Angga untuk memberitahu keluarganya terkait kondisinya saat ini.

'Katanya Ibu langsung shock, langsung nangis teriak-teriak. Katanya Ibu gak bisa ngomong apa-apa cuma bisa nangis. Aku ikut nangis pas diceritain kejadian itu,' tulis @kocheeeeeeeng.

Di akhir ceritanya, mahasiswi ini menitipkan pesan bagi pasangan muda yang belum menikah agar tidak melakukan hubungan intim sebelum waktunya.

'Apa yang terjadi di masa lalu harus dijadikan pembelajaran. Yang jelas : bagaimana jalan hidup kita kedepan, kita sendirilah yang menentukan!'

'Berfikir panjang sebelum melakukan sesuatu itu PERLU. Jangan karna enak se titik, susahnya seumur hidup.'

'Pesanku untuk muda mudi diluar sana, meskipun ini terdengar klise tapi baiknya kalian jauhi dunia sex sebelum waktunya. Tunggu lah sampai kalian resmi nikah,' jelas @kocheeeeeeeng.

Kepada Tribunnews, pemilik akun mengaku saat ini kehidupannya sudah kembali normal, dan sang anak telah menjadi cucu kesayangan kakek dan neneknya.

"Kondisi saya saat ini baik-baik saja, semua sudah kembali normal," kata pemilik akun @kocheeeeeeeng.

Tanggapan Psikolog

Psikolog, Kurniasih Dwi Purwanti, memberi tanggapan terhadap masalah  tersebut.

Menurutnya keputusan sang perempuan untuk menyembunyikan kehamilannya karena takut akan respon dari orang tuanya.

"Perilaku menyembunyikan kehamilan jelas karena dia belum dapat bertanggung jawab atas perialakunya, ketakutan kemarahan orang tua juga menjadi latar belakang," kata Kurniasih kepada Tribunnews, Kamis (14/5/2020).

Kendati demikian Kurniasih juga menyebut perlu dilihat lebih dalam dari sisi pribadi pelaku yakni perempuan yang mengunggah cerita tersebut  di Twitter.

"Tujuan menggunggah dengan detail dan jelas menyebutkan harapan agar tidak ada kasus seperti dia."

"Ini bisa menjadi hal positif agar jadi pembelajaran namun juga hal yang kurang tepat karena dapat diakses darimana saja."

"Sehingga faktor etis, budaya, norma perlu dipertanyakan pada penggunggah bahkan dinamika dan kondisi psikologis pengunggah perlu dilihat lebih lanjut," ujar Kurniasih.

Lebih lanjut terkait perilaku yang menyembunyikan rahasia terkait kehamilannya ini, menurut Kurniasih diperlukan pendalaman cerita baik dari sisi pribadinya maupun sisi kehidupan keluarga pemilik akun.

"Perilaku yang telah dilakukan (melakukan hubungan seksual sejak muda) diperlukan keputusan yang luar biasa."

"Sehingga dinamika kepribadian yang ia resapi sebagai anak, anggota keluarga, mahasiswa dan masyarakat perlu dikaji lebih dalam."

"Begitu pula sampai dia menyembunyikanya hingga melahirkan, kita bisa melihatnya juga dari sisi keluarga, pola asuh, pola komunikasi hingga latar belakang keluarga tersebut sampai pelaku berbuat demikian," jelasnya.

Dampak mengerikan hamil di luar nikah

Selain itu, sebuah penelitian terbaru menunjukkan, wanita yang pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah, cenderung lebih mudah mengalami perceraian setelah menikah.

Dilansir Eberita.org, penelitian itu dilakukan kepada 50 wanita yang sudah menikah atau telah beberapa kali menikah di kehidupan mereka

Hasilnya 31 dari mereka yang kehilangan perawan mereka saat remaja dan menikah mengaku telah bercerai setelah menjalani lima tahun pernikahan.

Sementara itu, ada beberapa dampak mengerikan melakukan hubungan seksual sebelum menikah.

1. Kanker mulut rahim.

Wanita yang berusia di bawah 20 tahun bentuk rahimnya masih belum sempurna sepenuhnya terbentuk.

Hal memudahkan virus HPV yang menyebabkan kanker mulut rahim (serviks) diperkirakan akan terungkap paling lewat 15 tahun kemudian.

2. Susah mendapat keturunan

Kehamilan akibat dari seks pranikah, sebenarnya sangat merugikan wanita, bukan hanya harga diri, juga pada rahim Anda sendiri.

Aborsi, berarti dicabut paksa janin keluar dari rahim.

hal lebih cenderung kepada kerusakan rahim, jika kerusakan terlalu parah, ia akan membuat Anda sulit untu hamil semula.ibarat mencabut pohon sampai ke akar, ia akan membawa tanah tempat ia tumbuh.

3. Menyebabkan kecanduan

Menyebabkan Rasa Kecanduan Jika ditanya kepada mereka yang sudah menikah, hubungan intim merupakan satu hal yang sangat luar biasa.

Mereka pasti selalu inginkan lagi satu sama lain. Bagaimana bagi mereka yang belum menikah?

Pada awalnya hanya niat untuk mencoba tapi lama kelamaan hilang rasa malu, ia menjadi satu kegiatan yang selalu ingin dilakukan.

4. Dihantui rasa bersalah

Dihantui Rasa Bersalah Jika sesorang melakukan hubungan seks sebelum menikah, biasanya mereka akan dihantui rasa bersalah.

Takut mendapat dosa. Malu karena telah melukai kepercayaan orang tua.

Hal yang paling menakutkan adalah bila calon suami lari meninggalkan Anda jika tahu bahwa Anda tidak perawan lagi.

close